• Hari ini: June 20, 2024

Kegiatan CFC : Apa itu CFC ?

20 June, 2024
27

Desa Kedungneng. Sabtu, 25 Mei 2024. Ada kegiatan CFC di desa Kedungneng yang dilakukan oleh petugas puskesmas yang dibantu kader dari desa Kedungneng. Kegiatannya meliputi penimbangan berat badan anak dan pemberian makanan lokal yang sudah di rekomendasikan oleh tim kesehatan.

 

Apa itu CFC ?

Kegiatan Community Feeding Center (CFC) adalah kegiatan makan bersama dengan menu tinggi protein untuk mengurangi prevalensi stunting dengan dilakukan pendampingan bersama dengan petugas gizi dari Puskesmas di bantu kader setempat. Ada juga yang menyebutkan bahwa CFC ( Community Feeding Centre) yaitu suatu kegiatan atau tempat untuk pemulihan balita gizi kurang/ gizi buruk yang berbasis pemberian makanan lokal.

 

Sebagai orang tua, Anda dapat membedakan tanda anak stunting dari tinggi badan di bawah rata-rata teman sebayanya. Kekurangan gizi kronis juga membuat berat badan mereka sulit naik, bahkan terus menurun. Anak stunting cenderung mudah lelah dan tidak aktif jika dibandingkan dengan anak-anak seusianya.

 

Ada tiga elemen yang perlu diperhatikan dalam mencegah masalah stunting yakni perbaikan pola makan, pola asuh serta pembenahan sanitasi dan air bersih. Berikut penjelasan lengkapnya:

 

POLA MAKAN

Jumlah dan kualitas gizi makanan yang kurang menjadi salah satu penyebab stunting pada anak. Anda perlu membiasakan gizi seimbang dalam makanan anak sehari-hari. Ada beberapa cara untuk mencapai gizi seimbang yakni perbanyak sumber protein serta konsumsi sayuran dan buah. Dalam satu piring, setengahnya dapat diisi sumber protein baik hewani maupun nabati. Buat proporsinya lebih banyak dibanding karbohidrat. Sisanya Anda dapat mengisinya dengan sayur dan buah

 

POLA ASUH

Perilaku orangtua juga andil dalam mencegah stunting. Pola asuh yang baik, termasuk dalam pemberian makanan, menjadi penting. Edukasi tentang kesehatan reproduksi dan gizi bagi remaja dalam hal ini dibutuhkan karena mereka adalah calon ibu dan calon keluarga. Dengan pemahaman yang baik, masalah stunting dapat dicegah sejak ini. Jangan lupakan juga imunisasi agar anak mendapatkan kekebalan dari penyakit berbahaya. Anda dapat mengaksesnya secara gratis di posyandu atau puskesmas terdekat.

 

SANITASI DAN AKSES AIR BERSIH

Risiko infeksi pada anak dapat meningkat apabila akses air bersih dan sanitasi di lingkungan rumah buruk. Riset Harvard Chan School menyebut diare adalah faktor ketiga yang memicu gangguan kesehatan tersebut. Adapun salah satu pemicu diare berasal dari kotoran yang masuk ke dalam tubuh manusia. Oleh karena itu, Anda perlu membiasakan cuci tangan serta tidak buang air besar sembarangan pada keluarga. Di sini, peran orangtua, terutama ibu sangat penting dalam mengelola kesehatan di keluarga.

Komentar