Desa Kedungneng.
Sekelompok pemuda desa di Desa Kedungneng, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes, Jawa
Tengah sukses budidaya pembesaran ikan lele. Omzet yang didapat dari pembesaran
ikan lele ini lumayan besar. Ide budidaya pembesaran ikan lele ini muncul untuk
menunjang kegiatan para pemuda khususnya kegiatan dalam naungan Gerakan Pemuda
Ansor Desa Kedungneng.
Dalam
organisasi Gerakan Pemuda Ansor Kedungneng ada divisi yang khusus menaungi
kegiatan ekonomi kreatif sehingga para pemuda yang tergabung dalam organisasi Gerakan
Pemuda Ansor Kedungneng ini membentuk badan usaha yaitu BUM Ansor Kedungneng
dengan unit usaha pembesaran ikan lele.
Dengan
memanfaatkan lahan kosong di sekitar rumah salah satu anggota Gerakan Pemuda
Ansor Kedungneng, Sekelompok pemuda desa di Desa Kedungneng, Kecamatan Losari,
Kabupaten Brebes, Jawa Tengah membuat budidaya pembesaran ikan lele.
Budidaya pembesaran ikan
lele ini
dimotori oleh Ni’am Badruzzaman
selaku Ketua BUM Ansor Kedungneng. Budidaya pembesaran ikan lele ini tidak menggunakan kolam tanah, melainkan
dengan kolam terpal. Kolam yang
digunakan yaitu kolam bundar dengan ukuran diameter 2 meter.
Saat ini
BUM Ansor Kedungneng divisi ekonomi kreatif memiliki 10 kolam pembesaran ikan lele dengan
ukuran diameter 2 meter dengan tebar benih ikan lele 600 ekor tiap kolam. Sehingga
total benih ikan lele ada 6.000 ekor.
Dalam
meningkatkan kemampuan dan pengetahuan tentang budidaya pembesaran ikan lele para
pemuda Ansor Kedungneng mengikuti pelatihan budidaya pembesaran ikan lele yang diselenggarakan oleh Dinas Perikanan Kabupaten Brebes.
Selanjutnya, para pemuda
menerapkan ilmu yang didapatnya dari pelatihan.
Harapan kedepan
semoga bisa membuat pengolahan dari ikan lele menjadi berbagai produk unggulan.
Bukan hanya budidaya pembesaran tetapi pengolahan dari ikan lele juga harus
dikembangkan.
Berita Terkait
Komentar